Usia yang Rentan Terserang Asam Urat

Usia yang Rentan Terserang Asam Urat

Usia yang Rentan Terserang Asam Urat – Asam urat adalah senyawa dalam darah yang diproduksi oleh tubuh dari pemecahan protein dan purin. Asam urat bukan penyakit, tapi bila meningkat dan menjadi radang, maka penyakit yang muncul disebut radang sendi gout.

Usia yang Rentan Terserang Asam Urat

Radang sendi gout adalah salah satu penyakit gangguan metabolik dalam tubuh yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Seperti misalnya faktor keturunan dalam keluarga atau faktor gaya hidup serta pola makan yang tidak berimbang.

Baca Juga: Cara Mengobati Mata Minus Dalam Hitungan Hari

Hal yang sering dipertanyakan adalah di usia berapakah seseorang rentan terhadap penyakit asam urat? Apakah penyakit ini menyerang semua orang? Cari tahu jawabannya berikut ini.


Usia berapa biasanya terserang asam urat?

Biasanya dari usia dewasa muda, namun ada juga yang mengalaminya di masa remaja akibat faktor keturunan. Riwayat penyakit dalam keluarga disebut-sebut dapat menjadi penyebabnya.

Gejala apa yang akan dirasakan oleh penderita asam urat?

Awalnya, penderita tak akan merasakan gejala apapun. Tapi lama-kelamaan, mereka biasanya akan merasakan:

  • Nyeri di sekitar persendian kecil, pembentukan tophi (penebalan kristal di tulang seperti tulang baru).
  • Persendian meradang, tendon (jaringan lunak penyambung otot yang nempel di pangkal tulang).
  • Kaku di area persendian dan otot sekitar tulang yang meradang.

Apakah peningkatan asam urat dalam tubuh pasti akan mengalami radang sendi gout?

Ternyata tak selalu, namun kadar asam urat tinggi bisa menghasilkan kristal uri yang langsung nempel di persendian tubuh. Pemeriksaan harus dilakukan secepat mungkin. Dokter akan memeriksa, apakah pasien mengalami kesulitan bergerak atau apakah terjadi perubahan bentuk pada sendi tubuhnya.

Pemeriksaan laboratorium juga dibutuhkan untuk melihat kadar asam urat yang ada di dalam tubuh melalui pemeriksaan darah dan pemeriksaan urin untuk melihat kadar asam urat di dalam metabolisme tubuh melalui fungsi ginjal. Lantaran, asam urat merupakan sampah dari hasil metabolsime protein dan purin. Selain itu, akan dilakukan juga foto rongent guna memastikan bentuk penebalan di tulang yang disebabkan kristal uri.

Langkah pencegahan seperti apa yang harus dilakukan?

Seperti penyakit gangguan metabolik lainnya, anda harus menyadari berbagai hal berikut ini:

  • Ketahui riwayat penyakit keluarga.
  • Kenali makanan yang sering dikonsumsi dan mengakibatkan nyeri pada sendi setelahnya seperti daging merah, jeroan, ikan sarden kalengan, ikan asin, cumi-cumi, udang, atau minuman beralkohol. Jika sudah tahu, maka sebaiknya hindari makanan atau minuman tersebut.
  • Kurang gerak ternyata akibatkan kristal mudah keluar dari dalam pembuluh darah dan menempel pada tulang dan sendi.
  • Kurang mengonsumsi air putih juga bisa mengakibatkan fungsi ginjal menurun dan bisa meningkatkan tumpukan asam urat di ginjal atau di pembuluh darah tubuh serta persendian.

Beberapa makanan yang bagus dikonsumsi untuk mengatasi asam urat adalah yogurt atau susu rendah kalori. Mulailah dari sekarang, terapkan pola hidup sehat, makan sesuai kebutuhan tubuh dan olahraga supaya persendian tak sering kaku.

Posted by beritaharianmu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Chat dengan WhatsApp