Penyebab Sakit Maag

Penyebab Sakit Maag

Penyebab Sakit Maag – Penyakit maag cukup akrab dalam kehidupan masyarakat Indonesia, bahkan ada banyak orang yang dikabarkan meninggal karena sakit maag. Kabar tersebut tentunya membuat kita makin berhati-hati pada penyakit yang kerap dianggap sepele ini!

Penyebab Sakit Maag

Maag merupakan penyakit di mana ada luka atau lubang pada dinding lambung atau duodenum akibat adanya masalah ketidakseimbangan cairan pencernaan di dalam lambung dan usus.

Meski penyebab tunggal dari masalah ketidakseimbangan tersebut tidak diketahui, tapi ada beberapa penyebab yang dapat memperbesar kemungkinan Anda mengalami masalah tersebut. Berikut merupakan penyebab umum sakit maag.

  • Infeksi bakteri helicobacter pylori

Helicobacter pylori merupakan salah satu penyebab maag paling umum. Masih belum diketahui dengan jelas bagaimana infeksi tersebut menyebar. Namun, diduga bahwa infeksi infeksi H. pylori ini ditularkan dari orang ke orang lewat kontak jarak dekat. Atau mungkin bakteri ini juga masuk ke dalam tubuh lewat makanan dan minuman.

  • Obat nonsteroidal anti inflamasi

Konsumsi obat nonsteroidal anti inflamasi (NSAID) merupakan penyebab maag lain yang umum terjadi. Obat NSAID yang dijual secxara bebas atau dari resep dokteri sama-sama dapat mengiritasi lapisan dinding lambung dan usus kecil Anda. Sehingga, akhirnya sebabkan sakit maag.

  • Minuman beralkohol

Sebetulnya, mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang masih terbatasi dapat melindungi lambung dari infeksi H. pylori. Tapi, mengonsumsi alkohol secara berlebihan ternyata bisa mengiritasi dinding lambung sehingga picu peradangan. Berbagai jenis peradangan di lambung memperbesar resiko seseorang menderita maag.

  • Sindrom zollinger-ellison

Penyebab maag selanjutnya adalah sindrom zollinger-ellison. Jenis kondisi langka di mana satu tumor atau lebih terbentuk di pankreas atau di duodenum (bagian atas usus kecil). Tumor ini melepas hormon gastrin dalam jumlah yang banyak sehingga picu lambung menghasilkan terlalu banyak asam yang kemudian sebabkan sakit maag.

  • Terlalu banyak garam

Sebuah riset melaporkan bahwa pola asupan yang banyak garam dapat sebabkan perubahan genetik pada bakteri H. pylori dan membuat mereka jadi lebih kuat.

  • Stres berlebihan

Meski belum ada bukti ilmiah bahwa stres dapat mengakibatkan maag, tapi para ahli meyakini bahwa stres bisa meningkatkan kemungkinan seseorang untuk menderita maag. Karena stres bisa memicu peningkatan pelepasan asam lambung dan juga memperburuk peradangan.

  • Riwayat kesehatan keluarga

Mempunyai anggota keluarga dekat yang juga mengidap sakit maag, biasanya bisa meningkatkan resiko Anda untuk ikut terserang penyakit yang sama.

  • Hiperkalsemia

Bila seseorang mengidap hiperkalsemia, maka darah mereka memiliki kandungan kadar kalsium yang melebihi batas. Kondisi hiperkalsemia dalam waktu yang lama cenderung sebabkan kenaikan kadar gastrin yang dapat memicu sakit maag.

  • Terlalu banyak minum kopi

Penyebab sakit maag berikutnya adalah kebanyakan minum kopi. Kafein dalam kopi bisa meningkatkan produksi asam lambung. Sehingga, Anda jadi lebih rentan mengidap sakit maag.

  • Kekurangan kadar melatonin

Rendahnya kadar melatonin dalam tubuh juga menjadi salah satu penyebab sakit maag. Kadar melatonin sendiri bisa didapat dari cahaya matahari. Tapi karena perubahan pola hidup seperti bekerja di malam hari. Maka, tubuh hanya mendapatkan sedikit cahaya matahari. Sehingga, produksi melatonin pun mengalami penurunan. Hal ini dapat picu beberapa masalah kesehatan termasuk sakit maag.

Demikian informasi mengenai Penyebab Sakit Maag yang harus Anda ketahui. Nah, sekarang tentu Anda sudah lebih paham apa saja yang menjadi penyebab sakit maag yang paling sering dialami oleh orang-orang. Dengan begitu Anda bisa lebih berhati-hati pada penyakit yang satu ini.

Posted by beritaharianmu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Chat Via WhatsApp