Penyakit Jantung Koroner Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit Jantung Koroner Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya – Jantung merupakan salah satu organ yang sangat penting dalam tubuh manusia. Organ ini mempunyai fungsi sebagai pemompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh. Mengetahui pentingnya organ jantung, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Penyakit Jantung Koroner Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya. Agar anda bisa lebih waspada.

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit Jantung Koroner Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung yang terjadi akibat rusaknya dinding pembuluh darah. Penyakit ini menjadi salah satu jenis penyakit yang kornis, dan mematikan.

Banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah seperti radikal bebas yang masuk kedalam tubuh baik dari rokok atau polusi, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, atau karena gaya hidup yang tidak sehat.

Sejak tahun 1996 penyakit jantung koroner ini menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di indonesia. Sekitar 35 persen angka kematian di Indonesia pada saat ini disebabkan oleh penyakit jantung. Bahkan menurut Federasi Jantung Dunia, angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner di Asia Tenggara sudah mencapai 1,8 juta kasus.

Penyebab Jantung Koroner

Yang menjadi penyebab penyakit Jantung Koroner adalah adanya penyempitan pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah ini menyebabkan tersumbatnya aliran darah keseluruh tubuh. Karena pembuluh daran arteri mengalami penyempitan, darah yang masuk ke jantung menjadi lambat bahkan berhenti.

Hal inilah yang bisa menyebabkan nyeri pada bagian dada, serangan jantung, sesak napas, dan gejala lain terutama pada saat beraktivitas. Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya penyempitan pada pembuluh darah salah satunya adalah :

  • Hipertensi (Darah Tinggi)

Hipertensi adalah sutau kondisi dimana tekanan darah pada tubuh seseorang meningkat dan ada diatas angka normal. Kondisi seperti ini bisa menyebabkan gangguan pada beberapa organ tubuh lain salah satunya jantung. Tekanan darah yang tinggi bisa mengganggu fungsi endotel, dan juga sel-sel pelapis pada dinding pembuluh darah.

Karena endotel dalam tubuh tidak berfungsi akibat hipertensi, maka akan menyebabkan timbulnya kerak-kerak yang bisa membuat pembuluh darah menjadi sempit. Karena pembuluh darah yang menjadi jalan nutrisi dan energi untuk jantung mengalami pebnyempitan, maka kesehatan jantung menjadi terganggu. Bukan hanya itu, hipertensi juga bisa menyebabkan terjadinya serang jantung.

  • Obesitas

Seperti yang telah banyak dibicarakan diberbagai situs kesehatan bahwa obesitas atau berat badan berlebih merupakan sumber berbagai jenis penyakit. Salah satunya adalah jantung koroner. Hal ini terjadi karena tingginya kandungan lemak dalam tubuh penderita obesitas bisa menyebabkan terganggunya pembuluh darah. Selain itu, akibat berat badan yang berlebih maka kerja jantung dalam memompa darah juga akan menjadi berat. Sehingga dapat dikatakan bahwa orang yang mengalami obesitas mempunyai resiko lebih tinggi terkena jantung koroner.

  • Kolesterol

Pada penderita kolesterol, lemak jahat (LDL) lebih tinggi dari pada lemak sehat (HDL). Sehingga tidak heran jika terjadi penumpkan lemak didalam pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyakit jantung koroner. Karena tingginya lemak jahat dalam tubuh akan menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi tebal.

  • Diabetes

Penderita diabetes dengan kadar glukosa dalam tubuh lebih tinggi dari angka normal bisa menyebabkan menyebabkan peningkatan deposito bahan lemak terutama pada bagian dalam dinding pembuluh darah. Deposito inilah yang akan mempengaruhi aliran darah, dan menyebabkan terjadinya penyumbatan dipembuluh darah. Dalam beberapa kasus orang yang menderita diabetes mempunyai resiko lebih tinggi terkena jantung koroner.

  • Faktor Genetik (Keturunan)

Seseorang yang mempunyai keluarga dengan riwayat penyakit jantung mempunyai resiko yang lebih besar tekena penyakit jantung koroner. Karena, penyakit jantung koroner ini merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa diturunkan melalui gen.

  • Gaya Hidup yang Tidak Sehat

Selain karena faktor keturunan atau riwayat penyakit lain. Ternyata, gaya hidup yang tidak sehat juga bisa menjadi penyebab penyakit jantung koroner. Salah satunya adalah tidak pernah melakukan olahraga. Gerakan fisik atau aktivitas fisik merupakan hal yang sangat penting untuk tubuh terutama dalam meningkatkan kesehatan jantung. Karena, jika tubuh sering mendapatkan asupan glukosa dan kolesterol tetapi tidak diimbangi dengan gerakan fisik akan menyebabkan gangguan pada pembuluh darah yang beresiko jantung koroner.

Selain itu, merokok juga menjadi salah satu gaya hidup yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Karena merokok dapat mengurangi jumlah oksigen yang ada dalam darah, merusak pembuluh darah, dan juga membuat sel darah menjadi menempel. Akibatnya, darah yang mengalir lebih lambat dan mengalami penyumbatan.

Gejala Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu jenis penyakit degeneratif. Artinya, penyakit ini membutuhkan waktu yang lama karena peroses pembentukan dan penumpukan yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Selama proses itu, penderita jantung koroner akan mengalami beberapa tanda seperti :

  • Sering sakit kepala dan nyeri dibagian dada
  • Bagian perut terlihat membengkak
  • Detak jantung yang menjadi tidak teratur
  • Kesulitan bernafas dan sering merasa terengah-engah
  • Selalu mual dan nafsu makan menjadi berkurang
  • Sering keluar keringat dan mudah lelah padahal tidak beraktivitas
  • Wanita lebih sering merasa sakit pada tangan kanan dan lengan kiri
  • Beberapa bagian tubuh yang mudah sakit seperti, bahu, leher, punggung, siku
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki

Bahaya Penyakit Jantung Koroner

Kasus orang yang meninggal karena menderita penyakit jantung koroner bukan berita baru lagi. Bukan hanya di Indonesia saja, bahkan hampir di seluruh dunia penyakit jantung ini menjadi salah satu penyebab kematian terbesar. Oleh karena itu sangat penting mempertahankan kesehatan jantung dan lebih waspada pada bahaya yang bisa terjadi akibat jantung koroner.

Bagi anda yang menderita penyakit jantung koroner ataupun tidak, sudah seharusnya mengetahui beberapa bahaya penyakit yang dapat ditimbulkan. Hal ini untuk membuat anda lebih waspada dan bisa lebih tanggap pada saat terjadi masalah kesehatan pada tubuh.  Berikut ini adalah beberapa jenis bahaya yang bisa timbul :

  • Kerusakan pada jantung, akibat penyakit jantung koroner maka fungsi dan kesehatan organ jantung akan menurun. Tentu saja hal ini akan sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup, karena organ jantung adalah organ yang sangat penting dalam tubuh.
  • Menyebabkan komplikasi, hal ini memang sering menjadi sorotan banyak orang. Karena pada umumnya ketika tubuh mengalami satu penyakit dan tidak segera diatas maka akan menimbulkan satu jenis penyakit baru bahkan bisa lebih parah. Salah satu jenis yang bisa muncul karena penyakit jantung koroner adalah gagal jantung, diabstes dan tekanan darah tinggi.
  • Kematian Mendadak, ini merupakan hal yang banyak ditakuti oleh penderita jantung koroner. Orang masih bisa bertahan hidup meskipun tidak makan, minum selama 4 hari. Tetapi jika darah yang mengalir ke jntung berhenti selama 4 detik maka akan menyebabkan kematian.

Untuk mengatasi gejala dan menghindari terjadinya komplikasi yang mematikan sebaiknya segera terapkan gaya hidup sehat, dengan mengatur pola makan yang baik dan melakukan olahraga secara rutin. Bagi anda yang ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang kesehatan, tips sehat, atau pengobatan berbagai jenis penyakit bisa langsung gabung dengan kami di  Facebook  Twitter  dan  Google+

Post by : beritaharianmu.com

Penyakit Jantung Koroner Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Penyakit Jantung Koroner Penyebab, Gejala, Bahaya Dan Pengobatannya"