Cara Mengobati Diabetes dengan Nanas

Cara Mengobati Diabetes dengan Nanas – Sebagai salah satu negara penghasil nanas terbesar di dunia, pemanfaatan nanas selain sebagai buah–buahan masih sangat kurang. Hal ini dirasakan oleh Dr. Debie Dahlia, seorang staf pengajar di Fakultas Ilmu Keperawatan UI.

Di Indonesia sendiri, daerah penghasil nanas paling besar antara lain di Purwakarta, Subang, Palembang dan juga Lampung. Bukan hanya buahnya saja yang kaya akan manfaat, daun dan batang tanaman nanas pun ternyata memiliki manfaat.

Debie melakukan riset terkait pemanfaatan enzim nanas untuk membantu menyembuhkan luka diabetes. Ia mengatakan, risettnya ini terkait dengan sejumlah disiplin ilmu seperti kedokteran dan farmasi.

Apa itu penyakit Diabetes?

Diabetes Mellitus ialah penyakit yang muncul akibat peningkatan kadar gula darah di dalam tubuh. Seseorang didiagnosa mengidap diabetes bila kadar glukosa darahnya sama atau lebih tinggi dari 200 mg/dl.

Kadar glukosa yang terus menerus mengalami peningkatan bisa sebabkan komplikasi berupa luka pada kaki. Lantaran dalam aktivitas sehari-hari, kaki adalah anggota tubuh yang kerap digunakan. Penderita diabetes mengalami kerusakan pada sistem saraf tepi yang dapat menyebabkan tidak bisa merasakan nyeri bila ada luka atau tekanan di kakinya.

Selain itu, berkurangnya massa otot juga bisa menjadi penyebab perubahan bentuk kaki. Penderita diabetes akan mengalami berkurangnya produksi keringat yang bisa sebabkan kulit menjadi kering serta pecah-pecah.

Cara Mengobati Diabetes dengan Nanas

Cara Mengobati Diabetes dengan Nanas

Enzim nanas mengandung antiinflamasi yang diperlukan oleh pengidap diabetes. Berdasarkan penelitiannya, Debie melakukan riset pada tikus yang dirangsang agar mengidap diabetes. Tikus normal dibuat menjadi diabetes dengan cara menyuntikan streptozotocin (STZ).

1 minggu setelah disuntikan, baru diadakan pengobatan dengan enzim nanas. Hasil dari riset tersebut telah membuktikan bahwa memang enzim nanas dapat mengatasi luka diabetes secara sempurna dalam waktu 12 hari.

Di Indonesia, angka terjadinya amputasi akibat luka diabetes terbilang masih tinggi. Apabila sudah terdiagnosis diabetes, pengidap harus menjaga kadar gula darahnya dengan melakukan diet rendah karbohidrat, rendah gula serta rutin berolahraga. Sebagai saran, hindari diri dari luka karena jika sekali saja ada luka, luka tersebut akan dengan mudah terinfeksi, bakteri akan mudah masuk dan berkembang biak di area luka.

Pengobatan luka diabetes harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena melibatkan banyak sel. Selama ini kebanyakan luka diabetes ditangani dengan balutan modern. Walaupun pengobatannya maksimal, tapi sayangnya balutan modern ini dapat memakan biaya yang sangat banyak.

Oleh karena itu, semoga informasi tentang Cara Mengobati Diabetes dengan Nanas di atas bisa menjadi pengetahuan baru bagi Anda semua, selamat mencoba 🙂

Sumber : Berita Harianmu

Updated: 26/09/2017 — 9:20 AM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beritaharianmu.com © 2017 Frontier Theme